Urologi
Rumah Sakit Rama Hadi memiliki Pemeriksaan Urologi yang lengkap, diantaranya : Pemeriksaan ESWL,TURP, Uroflowmetri dan Ureteroskopi.
ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy)
ESWL adalah prosedur non-invasif untuk mengatasi batu saluran kemih, terutama batu ginjal berukuran kecil hingga sedang, yang dilakukan tanpa sayatan atau memasukkan alat ke dalam tubuh. Metode ini bekerja dengan mengarahkan gelombang kejut berenergi tinggi dari luar tubuh ke lokasi batu, menghancurkannya menjadi pecahan-pecahan kecil seperti pasir yang kemudian dapat keluar bersama urine secara alami. Keuntungan utama ESWL adalah pemulihan yang cepat dan risiko komplikasi yang rendah, seringkali tidak memerlukan rawat inap, menjadikannya pilihan pengobatan umum untuk batu ginjal.
TURP (Transurethral Resection of the Prostate)
TURP adalah prosedur bedah minimal invasif yang merupakan standar emas untuk mengatasi gejala saluran kemih akibat Pembesaran Prostat Jinak (BPH), di mana tidak ada sayatan luar yang dibuat. Dokter bedah memasukkan alat kecil yang disebut resektoskop melalui uretra (saluran kencing) untuk mencapai prostat, kemudian menggunakan energi listrik atau laser untuk memotong dan mengangkat kelebihan jaringan prostat yang menyumbat aliran urine, sehingga dapat meningkatkan laju aliran urine dan meringankan gejala.
Ureteroskopi (URS)
Ureteroskopi adalah prosedur endoskopi minimal invasif yang digunakan untuk mendiagnosis dan mengobati masalah pada ureter (saluran dari ginjal ke kandung kemih) dan terkadang ginjal, terutama untuk mengatasi batu saluran kemih yang mungkin sulit dijangkau ESWL, seperti batu di ureter atau batu ginjal yang lebih besar. Sebuah tabung tipis dan fleksibel (ureteroskop) dimasukkan melalui uretra dan kandung kemih untuk mencapai ureter atau ginjal; kemudian, batu tersebut dapat dipecah dengan laser atau diangkat menggunakan keranjang khusus.
UROFLOWMETRI
Uroflowmetri adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kecepatan aliran urine selama buang air kecil. pemeriksaan ini bersifat noninvasif tanpa memasukan alat kedalam tubuh dan umum digunakan untuk menunjang diagnosis pada pasien dengan gejala nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak tuntas atau tidak lancar, tidak dapat menahan buang air kecil, dan keluhan lainnya.